GAK BOLEH MALAS!!!

Posted April 30, 2009 by rikasania
Categories: Rika's chronicle

Rika Sania.

Camcam bagus kali namanya..
Tapi tapi tapi…

Rika harus maju…. dan salah satu caranya adalah dengan mengurangi yang namanya L.A.Z.Y.
Sungguh, sungguh itu bukan suatu perbuatan terpuji dengan i’tikad baik. Tidak Rika, tidak.
Banyak sekali kerugian yang bisa didapat dari sesuatu yang bernama M-A-L-A-S-S-S-S.

Oleh karena itu, oche sekarang harus me-list apa-apa saja yang tidak boleh di-malas-i dan mudah-mudahan, dengan semangat bajah, Insya Allah ditaati…
Ahahhaiiii mari mulai…!!

Read the rest of this post »

Feel like crying

Posted April 30, 2009 by rikasania
Categories: 1

HIKS HIKS HIKS……
HIKS HIKS HIKS……
HIKS HIKS HIKS……
HIKS HIKS HIKS……
HIKS HIKS HIKS……
HIKS HIKS HIKS……
…………………………HIKS HIKS HIKS
…………………………HIKS HIKS HIKS
…………………………HIKS HIKS HIKS
…………………………HIKS HIKS HIKS
…………………………HIKS HIKS HIKS
…………………………HIKS HIKS HIKS

Now that’ll do.

Blogged with the Flock Browser

Proudly Present : A New Ponsel

Posted February 21, 2009 by rikasania
Categories: Rika's chronicle

Akhirnya… akhirnya… akhirnya… setelah perjuangan begitu panjang dan berliku-liku….

Saya membeli handphone baru juga..!!
Buahahaha……!!
Pamer ah… pamer…..

Huihihihihihihihi…….
Senter oh senter…..
Selamat tinggal sayang…

Mandi Perdana 2009

Posted January 4, 2009 by rikasania
Categories: Rika's chronicle

Akhirnya
Kemarin, tepatnya tanggal 3 Januari 2009, disahkan sebagai hari pertama seorang Rika Sania aka Oche aka Pikut melaksanakan ritual mandi di tahun 2009.
*throws confetti*
*joget putus-putus*
*pose-seksi-habis-mandi*

Mudah-mudahan, di tahun 2009 ini saya punya kekuatan yang lebih besar untuk melawan perasaan enggan-mandi-karena-air-yang- melewati-pundak-terasa-tidak-nyaman-saking-dinginnya itu.

Read the rest of this post »

Memoar Luka di Tahun Baru 2009

Posted January 2, 2009 by rikasania
Categories: Rika's chronicle

Luka disini refer ke luka yang sebenarnya. Maksudnya, luka dalam arti luka.
Bukan ‘luka’. Tapi luka. Luka tanpa tanda kutip.
Masi bingung?
Bukan luka hati, patah hati, atau luka miris, tapi luka beneran.
Cedera.
Injury.
Or whatever you name it.

Jadi hari itu, tepatnya tanggal 31 desember 2008. Saia kan rencananya have a night girls dengan teman2 seperjuangan. Widya, Jeni, Nita, Helen, dkk. Tapi oh tapi, mereka membatalkannya saat last minute. Ohmaigod…!
Ehm, no.
Last hour sih.
Monyet, ini eneng-eneng semua pada minta disate yak =.= Tau gitu kan saya bisa membuat janji lain. Menawarkan diri jadi sukarelawan di Taman Makam Pahlawan, misalnya. Atau bercocok tanam di kebun orang. Et cetera, et cetera.

Saya dan Helen sudah gundah gulana.
Duka nestapa.
Perwira kencana.

But despite all that
, kami memutuskan untuk tetap berangkat.

Di Tempat Kejadian Perkara.
Tepatnya depan kostan Devi.
Helen sudah siap dengan helmnya.
Saya sedang loncat-loncat dekat pagar Devi.
Dan saat itulah kejadian naas tersebut terjadi.
Read the rest of this post »

Oooow….. Saya nyasar….. Part.2

Posted December 29, 2008 by rikasania
Categories: Rika's chronicle

Ini lanjutan dari post yang ini. Dimana gara2 ketidaksabaran saya berakibat pada keletihan yang sangat. So, sung saja ni…

Bus butut ini pun keliling-keliling tak tentu rimba. Saya hanya bisa berdoa, mudah-mudahan kaki saya diizinkan menginjak tanah Dayeuhkolot kembali.

Dan… bus pun melaju…

dengan sangat pelan…

si supir teh santai pisan…

sambil colek2an pula dengan pak kernek (bkn yang bertato)…

Euleuh euleuh…..

Citeureup, Bogor, Sukabumi, entah apa-apa yang dilewati…

Mataku berkunang-kunang…

Kepalaku tuing-tuing…

Rambutku gatal-gatal …

Saya sudah tidak peduli lagi pada itu kernek sialan.Ambil tu uang 50rb! Saya ikhlas. Tapi beri saya Bandung. Saya tidak hobi menaiki bus. Saya tak ingin lama-lama di tempat pengap ini. Saya sudah tidak peduli lagi dengan 3 bapak-bapak yang merokok di sekitar saya. Sok merokok sepuas Anda. Tapi tolong gimme damn Bandung. Saya sudah tidak peduli lagi dengan lanjutan cerita The Alchemyst yang sedang saya baca. Entah bagaimana nasib Josh & Sophie nanti saja tak urus. Yang penting, tolong bawa saya ke Bandung! Saya sudah tak peduli lagi dengan si bapak yang hapenya sama dengan saya. Hape Anda bolehlah sama, tapi tolong jangan lagi keliling2 ini bus, saya butuh Leuwi Panjang.

Read the rest of this post »

Oooow….. Saya nyasar….. Part.1

Posted December 29, 2008 by rikasania
Categories: Rika's chronicle

Mulanya, saya pun seperti biasa menunggu bus ke Bandung di pinggir tol Kebun Jeruk. Hari itu jam 12.40, panas menyengat, kulit terasa terbakar. Bus yang ke Bandung rata-rata sudah penuh. Karena sudah menunggu lama, ketika akhirnya datang bus dengan header “Merak-Bandung”, saya pun meloncat masuk, dan mencari tempat duduk. Sesudah itu, datanglah si kernek bus mendekati saya. Dan inilah yang terjadi.

Kernek : *memamerkan tatonya yang berotot* atau ototnya yang bertato? entahlah
gwe : *mengernyit*
Kernek : *memberi kode meminta duit ala kernek*
gwe : *merogoh-rogoh isi tas, menemukan dompet dan mengeluarkan 50rb*
Kernek: *melotot dengan tatapan wah-ni-anak-bisa-ditipu-ni-keknya*
“Kembaliannya ntar ya”
gwe : *melotot balik dengan tatapan heh-enak-aja-lw-ya-sekate2-lw-mau-ngerjain-gw-lw-kate-gw-sape* sambil mbatin “Ya ampun duit segepok itu masak kaga ada kembalian?”
Kernek :*gak ngelihat, kabur ke belakang*

Percakapan di atas jadi tampak seperti memakai bahasa isyarat semata. Entah itu karena essence ke’lebay’an saya, atau memang yang terjadi seperti itu. Yang jelas dari my Point of View, hal-hal seperti di ataslah yang terjadi. Karena gwe belum pernah punya pengalaman buruk dengan kernek, maka gwe pun percaya sama si kernek itu. Yang ternyata adalah keputusan yang salah. Damn kau, kernek D7653AD. Saya catat plat-nya. Kalau ntar mau complain.

Read the rest of this post »

Ceramah…. what a thing…

Posted December 24, 2008 by rikasania
Categories: Rika's chronicle

Tags: , ,

Panas.Gerah.

Itulah salah satu alasan aku malas berada di rumah. Peluh terus bercucuran seakan tak cukup membuktikan teriknya hari. Terlalu sering memakai AC juga tidak bagus untuk kesehatan kulit. Itu kata mamah. The truth is, listrik melonjak karenanya.

Alasan berikutnya adalah Ceramah. Ya, Ceramah. Bukan kultum. Tidak kurang dari tujuh menit.

Bukan orangtua namanya kalau tidak memilikki ancang2 petuah petuah. Even though i love them, i can’t stop my hand to shut my ear off everytime they keep on “ceramah”. Jika cuman mamah solo, paling beliau hanya bergosip samah saiah. Err,,, menceritakan fakta-fakta terkini, tepatnya, ditambah opini mengenai fakta-fakta tersebut. Does it count as gossip?? Okey, we’ll leave it at like that then.

Tapi oh tapi jika mamah berduet bersama papah, maka si mama pun dari mulutnya akan keluar dengan lancarnya rentetan-rentetan ceramah, bagai sudah direhearse saja. Di sampingnya duduk si bapak dengan mukanya yang berwibawa. Bila ceramah merupakan ceramah perdana, maka saya pun akan manggut-manggut setuju, sambil sesekali menyelipkan kata ‘Oke’ jika diperlukan. Tapi kalo ceramahnya merupakan siaran ulang, maka saya pun kabur. Tak lupa meninggalkan cengiran manis. Tambahin cium kalau perlu… Cupp cupp…

Guys i know what your thinking. They’re your parents. Then want the best for you. Yeah, i know that. But still….

Akhir-akhir ini bahkan ceramah mamaku memilikki sangkut pautnya dengan calon mertua.

“Ya ampun, gimana ntar sama mertua kamu”
“Nanti kalau di depan mertua, kamu kalau kayak gini ntar dia gak suka lho”
etc..etc..

Mom, for God’s sake, i’m still 21. I’m still young, Ehehehehehehe…. Saya belum memikirkan pernikahan sekarang ini. College is already enough to drive me crazy. Mom mulai terobsesi dengan pernikahan setelah melihat Mbak Husna, sepupuku, menikah. Mbak Neni yang kewalahan. Ditanya2 tentang pernikahan di saat dia sedang gila dengan kariernya. dan yoganya. dan Dongbang. Mama terus senyum2 jika mendengar berita tentang Richard, pacar mbak Nen. Sabar ya Mbak Nen, she’s our mum. dan terus berjuanglah x33 LOL

Another New Blog

Posted December 24, 2008 by rikasania
Categories: Rika's chronicle

LiveJournal katanya sudah mensupport OpenID, tapi my friend dari blog lain tidak bisa comment di situ,, jadi lah saya pindah saja ke wordpress.. Ahahaha….. Nanti kalo sempat tak pindahin entry di blog yang lama.. Buahahahaha….

I hope this blog last long..! For sure…
I hope to improve my suck writing, LOL

I’m new to this wordpress thingie..

Heck, i only have 15 minutes to explore the fitur @_@ karena saia mau pulang… Mamah papah sudah menungguh…. Jadi buat para wordpress veteran, aka Jojon, Yudi :D Mohon bantuannya yah *gives a cute wink*